Jl. Raya Warung Kandang No.36 Plered - Purwakarta - Jawabarat
Ikuti Kami:
</text-aligen>
Sajian Materi

KAIFIAT SHOLAT FARDU BERJAMAAH

SHOLAT FARDU BERJAMAAH
Posisi Badan Tegak berdiri

Dalil 1 (QS. Al-Baqarah [2]: 238)

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

“Peliharalah semua shalat (mu), dan peliharalah shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu.

Dalil 2

Sunan Tirmidzi 280:…Telah menceritakan ktelah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Amru bin 'Atha` dari Abu Humaid As Sa'idi ia berkata; "Aku mendengarnya -waktu itu ia berada diantara sepuluh sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, diantaranya adalah Abu Qatadah bin Rib'i- ia berkata…; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika berdiri shalat selalu tegak dan berimbang lalu mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua bahunya.

Dalil 1 perintah dari Allah ketika shalat dengan berdiri

Dalil 2 menunjukkan ketika kita berdiri adalah tegak lurus dengan posisi seimbang

Dengan keterangan-keterangan yang telah disebutkan menjadi perhatian kita bersama bahwa tegak berdiri adalah salah satu kaifiyat yang Rasulullah ajarkan kepada kita guna mencapai kesempurnaan dan kekhusyuan shalat.

Kesimpulan POSISI BADAN TEGAK BERDIRI adalah posisi badan yang seimbang sehingga terlihat tegak

~ POSISI TANGAN BERSIAP UNTUK TAKBIRATUL IHRAM YAITU MELABUHKAN KE BAWAH

Posisi tangan ketika berdiri sebelum takbiratul ihram tidak ada penjelasan secara tekstual tetapi ketika akan takbiratul ihram ada perintah mengangkat tangan, dengan demikian mengangkat tangan berarti kondisi tangan akan diangkat artinya di bawah, karena tidak mungkin mengangkat tangan ke atas bila tangannya sudah di atas.

Dalil 1

عَنْ أَبِي قِلَابَةَ أَنَّهُ رَأَى مَالِكَ بْنَ الْحُوَيْرِثِ إِذَا صَلَّى كَبَّرَ ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ…

Shahih Muslim 588:…Dari Abu Qilabah bahwa dia melihat Malik bin Al-Huwairits apabila shalat maka dia bertakbir kemudian mengangkat kedua tangannya,…

Dalil 2

عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ لِلصَّلَاةِ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى تَكُونَا حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ ثُمَّ كَبَّر…

Shahih Muslim 587:… Dari Salim bin Abdullah bahwa Ibnu Umar berkata: "Rasululllah apabila mendirikan shalat maka beliau mengangkat kedua tangannya hingga menjadi sejajar dengan kedua pundaknya, kemudian bertakbir…

Dalil 3

Takbir dan mengangkat tangan dilakukan berbarengan

عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ: " صَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا كَبَّرَ رَفَعَ يَدَيْهِ مَعَ التَّكْبِيرِ

Sunan Al-Kubra, II:240 No. 2312:…Dari Wail bin Hujr: Aku pernah shalat di belakang Rasulullah ﷺ, maka ketika beliau takbir, beliau mengangkat kedua tangannya berbarengan dengan takbir”…

Dari berbagai keterangan-keterangan tersebut dapat dipastikan sebelum takbiratul ihram posisi tangan siap untuk diangkat dari bawah (dilabuhkan ), ke atas

Kesimpulan POSISI TANGAN BERSIAP UNTUK TAKBIRATUL IHRAM YAITU MELABUHKAN KE BAWAH adalah posisi tangan yang mengikuti posisi badan berdiri tegak dan seimbang dan posisinya dilabuhkan di bawah dikarenakan akan diangkat ke atas Dengan keterangan-keterangan yang telah disampaikan maka kaifiyat berdiri sebelum takbiratul ihram adalah : POSISI DAN BADAN BERDIRI TEGAK DAN BERIMBANG ARAHKAN KE MASJIDIL HARAM (KIBLAT/BAITULLAH/KA`BAH) DAN POSISI TANGAN BERSIAP UNTUK TAKBIRATUL IHRAM YAITU DILABUHKAN KE BAWAH