Jl. Raya Warung Kandang No.36 Plered - Purwakarta - Jawabarat
Ikuti Kami:
</text-aligen>
Sajian Materi

SHOLAT JUM'AT

IBADAH SHOLAT JUMAT
Bersegera Mendatangi Masjid

Dalil 1

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Dalil 2صحيح البخاري ٨٣٢: …عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

Shahih Bukhari 832: … Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa mandi pada hari Jumat sebagaimana mandi janabah, lalu berangkat menuju Masjid, maka dia seolah berkurban seekor unta. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) kedua maka dia seolah berkurban seekor sapi. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) ketiga maka dia seolah berkurban seekor kambing yang bertanduk. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) keempat maka dia seolah berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) kelima maka dia seolah berkurban sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (untuk memberi khutbah), maka para Malaikat hadir mendengarkan dzikir (khutbah tersebut)."

Dalil 3

صحيح مسلم ١٤١٦: …عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْأَغَرُّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ كَانَ عَلَى كُلِّ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ مَلَائِكَةٌ يَكْتُبُونَ الْأَوَّلَ فَالْأَوَّلَ فَإِذَا جَلَسَ الْإِمَامُ طَوَوْا الصُّحُفَ وَجَاءُوا يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ…

Shahih Muslim 1416: …Dari Ibnu Syihab telah mengabarkan kepadaku Abu Abdullah Al Agharr bahwa ia mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila hari Jumat telah tiba, para Malaikat berdiri di setiap pintu Masjid, mencatat orang yang pertama-tama datang dan seterusnya. Apabila Imam telah datang (naik mimbar), maka mereka pun menutup shuhuf (buku catatan) dan bersegera untuk mendengarkan khutbah. …

Dalil 4

صحيح البخاري ٨٥٤: حَدَّثَنَا عَبْدَانُ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنَّا نُبَكِّرُ بِالْجُمُعَةِ وَنَقِيلُ بَعْدَ الْجُمُعَةِ

Shahih Bukhari 854: … Dari Anas bin Malik berkata: "Kami bersegera (berpagi-pagi dan awal waktu) dalam mengerjakan shalat Jumat, dan tidur siang setelahnya."

Dalil 5

صحيح البخاري ٨٥٦: …حَدَّثَنَا عَبَايَةُ بْنُ رِفَاعَةَ قَالَ أَدْرَكَنِي أَبُو عَبْسٍ وَأَنَا أَذْهَبُ إِلَى الْجُمُعَةِ فَقَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ

Shahih Bukhari 856: … Telah menceritakan kepada kami 'Abayah bin Rifa'ah berkata: Abu 'Absin berjumpa denganku saat aku sedang berangkat untuk shalat Jumat, lalu ia berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah, maka Allah mengharamkan orang itu untuk masuk neraka."

Dalil 6

صحيح البخاري ٦٠٠: …عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَمِعْتُمْ الْإِقَامَةَ فَامْشُوا إِلَى الصَّلَاةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ وَلَا تُسْرِعُوا فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

Shahih Bukhari 600: … Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika kalian mendengar iqamah dikumandangkan, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang berwibawa dan jangan tergesa-gesa. Apa yang kalian dapatkan dari shalat maka ikutilah, dan apa yang kalian tertinggal maka sempurnakanlah."

Dalil 1 kalimat maka bersegeralah kamu untuk mengingat Allah, mari perhatikan penjelasan Ibnu Katsīr, Dār Ṭayyibah, cet. ke-2, 1420 H, jilid 2, hal 399

ِدُوا وَاهْتَمُّوا فِي مَسِيرِكُمْ إِلَيْهَا

Yakni: tujulah (tempatnya), hadirilah, dan perhatikan dengan sungguh-sungguh dalam perjalanan kalian menuju kepadanya.

وَلَيْسَ الْمُرَادُ بِالسَّعْيِ هَاهُنَا الْمَشْيَ السَّرِيعَ

Dan yang dimaksud dengan “sai” (bersegera) di sini bukanlah berjalan cepat.

وَإِنَّمَا هُوَ الِاهْتِمَامُ بِهَا

Akan tetapi yang dimaksud adalah memberi perhatian penuh kepadanya

Dalil 2 kalimat Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) kedua maka dia seolah berkurban seekor sapi. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) ketiga maka dia seolah berkurban seekor kambing yang bertanduk. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) keempat maka dia seolah berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa datang pada kesempatan (saat) kelima maka dia seolah berkurban sebutir telur. menunjukkan adanya fadilah yang sangat besar bagi yang akan menghadiri shalat jumat bila melakukannya paling awal

Dalil 3 kalimat Apabila hari Jumat telah tiba, para Malaikat berdiri di setiap pintu Masjid, mencatat orang yang pertama-tama datang dan seterusnya. Apabila Imam telah datang (naik mimbar), maka mereka pun menutup shuhuf (buku catatan) dan bersegera untuk mendengarkan khutbah menunjukkan pergi awal jumat itu akan dicatat sebagai amal ibadah dan memilki batas waktu pencatatannya.

Dalil 4 kalimat Kami bersegera (berpagi-pagi dan awal waktu) dalam mengerjakan shalat Jumat menunjukkan salah satu amalan sahabat bersegera menghadiri shalat jumat dari pagi-pagi.

Dalil 5 kalimat "Barangsiapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah, (perjalanan menuju shalat jumat) maka Allah mengharamkan orang itu untuk masuk neraka." Menunjukkan salah satu fadilah melakukan perjalanan untuk menghadiri shalat jumat sudah dihitung dari mulai perjalanannya salah satunya yaitu pengharaman masuk neraka.

Dalil 6 kalimat maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang berwibawa dan jangan tergesa-gesa menunjukkan kaifiyat perjalanan menuju shalat dilakukan dengan tenang berwibawa dan jangan tergesa-gesa dan hal ini berlaku ketika kita melakukan perjalanan menuju shalat jumat.

Kesimpulan dalil perhatikanlah dan datangilah shalat jumat paling awal bahkan salah satu sunnahnya dari pagi, agar mendapat fadilah yang sangat besar juga terhindar dari kemungkinan tidak mendapatkan fadilah tersebut, kemudian pada perjalanannya lakukan dengan tenang, berwibawa dan jangan tergesa-gesa. Bersegera mendatangi masjid dengan tenang adalah bersegera mendatangi shalat jumat agar datang paling awal dan pada perjalanannya lakukan dengan tenang, berwibawa dan jangan tergesa-gesa agar mendapatkan fadilahnya.